Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

KAMPANYE KONSUMSI TTD UNTUK CEGAH STUNTING

Jum’at, 10 September 2021 dilaksanakan kampanye konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri yang dilaksanakan di SMAN 1 Tanjung dan SMKN 1 Gangga.  Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan stunting.  Kegiatan kampanye diawali dengan kegiatan literasi pentingnya konsumsi tablet tambah darah, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat terutama penerapan 3 M selama masa pandemic, kesehatan reproduksi mengenai pengenalan infeksi menular seksual dilanjutkan dengan sarapan bersama dan konsumsi tablet tambah darah bersama dan dilanjutkan dengan permainan atraktif. Kegiatan diikuti dengan antusias oleh kurang lebih  200 siswa dan guru di masing-masing sekolah  . Kegiatan ini difasiliitasi oleh  tim Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, tim dari puskesmas masing-masing didampingi oleh lintas sectoral dari Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat dan UPT Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara. 

Kejadian stunting di Kabupaten Lombok Utara menjadi perhatian dengan angka yang cukup tinggi mencapai 32,24% bulan Februari 2021 (diunduh 18 Juni 2021).  Perlu ada upaya yang lebih serius untuk mengatasi masalah stunting dengan melakukan intervensi pada sasaran 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dimulai dari masa dalam kandungan hingga usia 2 tahun.    Selain sasaran 1000 HPK, remaja merupakan tahapan kehidupan yang penting dalam penentuan kualitas kesehatan reproduksi ibu dan berpengaruh terhadap kualitas anak yang akan dilahirkan. Batasan usia remaja menurut Undang-Undang Perlindungan Anak adalah seseorang yang berusia antara 10-18 tahun. Kelompok anak usia remaja hampir 20% dari jumlah penduduk.

Persiapan menjadi calon pengantin, calon ibu, dan kualitas anak yang akan dilahirkan ditentukan oleh kondisi kesehatan masa remaja. Sedangkan, kondisi kesehatan remaja putri kerap kali mengalami beberapa masalah  kesehatan yang dialami dan mengancam masa depan remaja Indonesia. Masalah kesehatan yang dinilai paling sering dialami salah satunya adalah anemia defisiensi zat besi.

Intervensi yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada usia remaja adalah program pemberian Tablet Tambah  darah (TTD)  1 tablet setiap minggu.  Kampanye minum  TTD menjadi sesuatu yang wajib diminum  oleh remaja putri .  Konsumsi TTD di usia remaja merupakan upaya agar kelak menjadi wanita  hamil yang sehat dan melahirkan bayi yang sehat  serta tidak stunting. .#seksikesehatankeluargadangizidinaskesehatanlombokutara# 

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *